Integrasi Prinsip Lingkungan Hidup ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah

Integrasi Prinsip Lingkungan Hidup ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah

oleh Adipati Rahmat dan Dameria Febriyani Panjaitan

1. PENDAHULUAN

Pengendalian penataan ruang di daerah perkotaan dewasa ini mengalami tantangan yang cukup berat. Hal ini dikarenakan, dengan fungsi kota sebagai pusat kekuasaan politik, peredaran uang dan ekonomi industri, sehingga dalam merencanakan penataan ruang kawasan perkotaan harus memperhitungkan faktor sosial kemasyarakatan, politik birokrasi, dan ekonomi keuangan yang berlangsung didalamnya[1]. Sementara di sisi lain, kemampuan daya dukung lingkungan yang ada terus mengalami penurunan.

Undang-Undang 1945, pasal 33 ayat 3, mengamanatkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dengan dasar itu, setiap upaya penataan ruang perlu dilakukan secara terencana, terkoordinasi dan terpadu dengan daya dukung sumber daya alam, sumber daya manusia serta sumber daya buatan menuju pola pembangunan yang berkelanjutan.

Baca selengkapnya…